RINGKASAN
Andi Samsurijal, Mursidah Gazali, Herman
Nursaman. Universitas
Islam Makassar. 2014. Pemberdayaan Masyarakat Daerah Wisata Bantimurung Berbasis Bahasa Inggris di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten
Maros,
Sulawesi Selatan. Penelitian Hibah KKN-PPM
diusulkan ke DIKTI Tahun Anggaran 2015
Taman wisata Bantimurung
merupakan Kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung yang berlokasi di
Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, ± 60 KM dari arah Makassar,
Sulawesi-Selatan Indonesia. Kawasan tersebut merupakan salah satu Obyek Wisata yang
sangat menarik dan sering dikunjungi oleh wisatan asing di Sulawesi Selatan. Sehingga
masyarakat desa wisata perlu dibekali pengetahuan bahasa Inggris agar mereka
dapat berkomunikasi lisan dengan wisatawan. Dengan kemampuan bahasa Inggris
yang dimiliki oleh masayarat sekitar daerah wisata maka mereka akan dapat
membangun berbagai potensi bisnis multidisiplin berdasarkan minat dan kebutuhan
para pengunjung. Melihat potensi yang ada serta masalah bagi sebagaian penduduk
daerah obyek wisata maka perlu adalanya mitra dengan lembaga terkait. Universitas
Islam Makassar dalam hal ini sebagai penyelanggara Tri-Dharma Perguruan Tinggi
khususnya Kuliah Kerja Nyata (KKN) akan melakukan kegiatan KKN berbasis
pembelajaran pemberdayaan masyarakat (KKN-PPM). Dengan adanya program KKN-PPM
ini maka secara signifikan akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat
melalui kewirausahaan social berbasis bahasa Inggris, namun hal tersebut harus
didukung pula oleh sumberdaya yang ada pada masyarakat serta lembaga mitra
lainnya yang akan menjadi fasilitator.
Sasaran dari Pelaksanaan
KKN-PPM adalah 1) Pembentukan kelompok Local Tourist Guide yang akan memandu setiap wisatawan yang datang. 2)
Pembentukan kelompok Bisnis dengan mengarah pada perubahan pola pikir
masyarakat yang tidak hanya sebagai penonton pada setiap wisatawan yang datang
melainkan akan melahirkan sebuah bisnis komunitas berbasis bahasa Inggris. 3)
Pembentukan sekolah bahasa Inggris dan perkampungan bahasa Inggris dengan pola English
Home (GAU ASE, 2013).
Kata
kunci: Bahasa Inggris, Masyarakat Daerah Wisata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar